Pantai Kenjeran | Potensi yang Terabaikan

Berbicara tentang pariwisata, Surabaya punya cukup banyak tempat wisata. Wisata edukasi, hiburan, kuliner bahkan belanja, semuanya ada di Surabaya.

Tentang wisata pantai, tentunya Surabaya punya pantai yang cukup menarik untuk dinikmati dan ‘dikembangkan’ tentunya :). Surabaya punya dua tempat wisata pantai, Taman Hiburan Pantai Kenjeran (THP Kenjeran) dan Pantai Ria Kenjeran (Ken Park). Keduanya berada di satu wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Kenjaran, dan lokasinya juga berdekatan.Menurut informasi yang ada, Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran lebih dulu berdiri dibanding tetangganya. Oleh karena itu THP Kenjeran lebih akrab dengan sebutan Pantai Kenjeran Lama. Dipantai ini kita akan disuguhkan bentang pantai yang indah. Di pantai ini kita bisa menikmati indahnya matahari terbit, memancing, mencari kerang, berlayar dengan perahu nelayan, dan juga ada pula beberapa pedagang yang menjual ikan segar.

Pantai ini biasanya ramai pada hari libur, banyak wisatawan baik dari Surabaya maupun dari kota-kota lain di Jawa Timur.

Namun dibalik pesona pantai yang memukau ini, ada beberapa hal yang sedikit mengganggu. Hal yang terasa begitu mengganggu adalah pengelolaan kawasan pantai yang terkesan ‘asal-asalan’ dan tidak terarah. Disini terlihat dari tidak terurusnya beberapa fasilitas umum di pantai ini, seperti parkir, loket, toilet dan musholla.

Masuk ke dalam kawasan pantai kita akan dikenakan biaya sebesar Rp 6.000,00. Sebuah angka yang terjangkau tentunya. Ada beberapa loket yang berjajar didepan pintu masuk, entah berapa jumlahnya, saya sedikit lupa. Yang jelas loket itu terlihat tak terurus. Cuma ada penunjuk sederhana yang menunjukkan bahwa itu adalah ‘loket’.

Setelah melewati loket, kita akan disuguhkan rindangnya suasana pantai ini. Di area depan ini ada beberapa blok taman kecil dan juga kalau saya tidak lupa ada juga beberapa mainan anak. Tambah kedalam kita akan langsung disuguhkan kuliner khas Surabaya, diantaranya lontong balap, lontong kupang, rawon dll. Harganya pun sangan bersahabat dikantong.

Selesai dengan kuliner, kita akan segera dimanjakan dengan beberapa anjungan yang menjorok cukup jauh sehingga kita bisa menikmati pemandangan laut yang indah. Namun sayangnya, di anjungan yang sebagian terbuat dari kayu itu terlihat butuh beberapa perbaikan. Lantai kayunya banyak yang bergelombang, dan ada juga kayu yang sudah goyang karena mungkin lepasnya paku atau semacamnya. Dan yang paling jelas tentunya banyak sekali coretan-coretan remaja yang benar-benar mengurangi estetika anjungan ini.

WP_20131105_020
Anjungan di kawasan Pantai Kenjeran Lama
WP_20131105_015
Kondisi kayu penyangga anjungan

Toilet adalah tempat lain yang harus disoroti keberadaannya. Bukan karena tidak ada, melainkan karena tidak layaknya toilet yang ada. Di pantai yang menyajikan pesona laut dan biotanya, keberadaan toilet akan begitu dibutuhkan. Fungsi toilet akan menjadi lebih banyak di tempat macam ini. Kalau biasanya di tempat lain toilet hanya berfungsi sebagai tempat untuk maaf buang air, disini toilet juga akan digunakan sebagai tempat untuk membasuh diri dan juga tempat untuk berganti pakaian layaknya disebuah kolam renang umum.

Namun sayangnya, keberadaan toilet yang benar-benar layak tidak bisa kita dapatkan dipantai ini. Toilet yang ada (bisa saya katakan) seperti sebuah toilet yang pembangunannya masih belum selesai. Terlihat kotor dimana-mana, beberapa keramik lepas. Belum lagi sebagian kran air wastafel hilang entah kemana. Dari dua wastafel yang ada saya hanya melihat sati wastafel yang punya kran untuk membasuh tangan. Yang lainnya? Entah kemana hilangnya.

Yang perlu disoroti lagi adalah keberadaan musholla yang sedikit memprihatinkan. Pagi hari (mungkin sekitar jam 7 pagi) saya kesana, musholla itu terlihat seperti rumah kost yang tidak beraturan. Beragam jemuran seperti sarung, mukena, karpet, dan mungkin juga beberapa baju terlihat tidak teratur. Belum lagi karpet musholla yang tampak tak terurus. Rasanya saya sebagai muslim tidak akan betah berlama-lama didalam musholla itu.

Musholla itu juga tidak begitu besar, saya ragu apakah mampu musholla itu menampung banyaknya pengunjung yang datang ketika hari libur. Apalagi mayoritas penduduk di negara ini adalah muslim. Kalau memang dari segi luasan tidak bisa lagi ditambah, minimal sedikit pembenahan bisa jadi alternatif, sehingga musholla akan terlihat lebih nyaman walaupun ukurannya tidak terlalu besar.

Terakhir yang bisa saya tulis adalah tentang kebersihan. Bukan lagi rahasia bahwa Pantai Kenjeran Lama adalah tempat wisata yang bagus panorama alamnya namun sangat jauh dari kata “bersih dan indah” yang dewasa ini merupakan slogan dari banyak kota yang pernah saya kunjungi di Jawa Timur.

WP_20131105_018
Tempat sampah di anjungan

Jumlah tempat sampah sebenarnya sudah cukup, kecuali mungkin yang ada di anjungan yang mengarah ke laut. Beberapa tempat di tempat kuliner terdapat banyak tempat sampah. Namun tetap saja masih banyak sampah yang bertebaran, di bawah pohon, di pantai, dan juga di sekitar warung yang menjajakan makanan.

Dibalik beberapa hal negatif yang saya tuliskan tentang Pantai Kenjeran Lama (THP Kenjeran) ini, panorama pantai dan sejuknya udara pantai dipagi hari merupakan hal yang paling menyenangkan ketika kita berada di pantai ini. Sebagai generasi muda, tentunya sudah kewajiban kita semua untuk mendukung langkah-langkah Pemkot Surabaya untuk memajukan kawasan wisata pantai ini.

WP_20131105_005
Jepretan pagi.. hehe..

Kedepannya saya sangat berharap agar pantai ini bisa bersaing dengan pantai-pantai indah lainnya di Indonesia. Meskipun air dan pasirnya tidak sebagus pantai-pantai di Bali ataupun Lombok, pantai ini tetap memiliki potensi yang sangat besar bila Pemkot Surabaya mau untuk mengembangkan kawasan ini. Pantai ini akan mendatangkan banyak manfaat ketika dikelola dengan maksimal.

Terakhir, semoga potensi yang ada disetiap daerah di negeri ini bisa benar-benar dikembangkan agar bangsa ini menjadi jauh lebih maju lagi, agar tidak hanya Bali yang dikenal oleh traveler lintas negara, agar seluruh orang didunia tahu bahwa Indonesia adalah negara yang indah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s